Buku ini menceritakan SYahid dan Syahida yang sudah bisa melakukan wudu. Saat bedug berbunyi Syahid dan Syahida lekas berwudu. Mereka mempraktekkan dari mulai niat wudu, membasuh telapak tangan, berkumur-kumur, membasuh hidung, membasuh muka, membasuh telinga, membasuh kaki, dan terakhir membaca doa sesudah berwudu.
"Bunda, Ayah, yuk, kita salat berjamaah!" "Iya, Nak. Lo, tanganmu kenapa? Kok, luka?" "Oh, iya, tadi aku jatuh dari sepeda, Bun." "Sudah kamu obati, Nak?" "Belum, Bun." "Obati dulu ya, Nak. Walaupun lukamu termasuk najis yang dimaafkan, kamu tetap harus mengobatinya, ya!" "Iya, Bun. Bun, najis yang dimaafkan itu apa?" "Najis yang dimaafkan itu...." Bunda, si kecil belum tahu apa itu na…