Buku self-improvement ini (terbit tahun 2025) membawa pesan mendalam bahwa "Rumah" tidak sekadar bangunan fisik tempat berteduh, melainkan representasi dari diri sendiri. Melalui pendekatan yang hangat, penulis mengajak pembaca untuk merawat, menyayangi, dan menerima diri sendiri sebagai tempat beristirahat yang paling nyaman dan tenang.
Mereka duduk berbincang di lingkaran meja bundar, bertukar kisah dengan banyak bahasa duka. Mereka lalu tertawa lepas, mereka bersuara keras, dan mereka menghirup bebas setelah terkungkung dari ruang hampa yang hampir merenggut nyawa. Kisah yang sama-sama mereka syukuri sebab sudah hadir dan menggerakkan roda kehidupan. Kisah yang memberikan denyut nadi dengan detak yang abadi. Dari kisah merekā¦